Jom Berkomunikasi.


NOVEL KE 4 - SEPTEMBER 2013. SILA KLIK LINK ..CINTA CAPE TOWN

. Facebook -Nora Isma Fuad

. Facebook - Novel Nora Fuad, click ( like)

. E-mel - norafuaddj@gmail.com

Nora Fuad@ Novel Pertama.

Nora Fuad@ Novel Pertama.
Dimensi Cinta. Sila klik pada gambar. (KarnaDya)Ulasan Berita Harian dengan 5 ***** Diskaun 25%, pembelian secara on line. Kini dalam bentuk Digital.

Novelist Nora Fuad@ Novel kedua. Feb 2011

Novelist Nora Fuad@ Novel kedua. Feb 2011
Sudah terbit Feb 2011! (KarnaDya)Sila klik gambar untuk info. Kini dalam bentuk digital.

Novel ketiga: Purnama Merindu : 15 JUN 2011: BUKU PRIMA

Novel ketiga: Purnama Merindu : 15 JUN 2011: BUKU PRIMA
SILA KLIK PADA GAMBAR UNTUK INFO (Buku Prima-Karangkraf)

me..

me..

Nuffnang

Buku Prima

Buku Prima
Jualan Novel dari Buku Prima

My Guest Book,Kindly sign In..thanks

Followers

Ulasan B.Harian 4.12.2009 & 6.9.2010

Facebook: Nora Isma Fuad (Berkawan dialu-alukan, berkawan biarlah beribu, berkahwin,biarlah kekal satu je) Ulasan buku: Klik pada tajuk :Berita harian. Nora Fuad sengaja ledakan simpati, paksa pembaca buat pilihan. Penulisan lahirkan minda kelas pertama. INFO Dimensi Cinta Pengarang: Nora Fuad Tebal: 441 halaman Penerbit: KarnaDya Solutions Sdn Bhd Harga: RM19.00 senaskhah Bintang: ***** Ulasan By Fisha: Klik pada:Fisha,Ulasan buku Menjadi penulis? klik tajuk Tips menjadi penulis..

Dc sudah sampai ke tangan Tun Dr M , juga ke Singapura, Vannes, Perth, Afrika. Anda bila lagi?

Dc sudah sampai ke tangan Tun Dr M , juga ke Singapura,  Vannes, Perth, Afrika. Anda bila lagi?
Info buku: Klik di gambar...Dapatkan di MPH, POPULAR, BOOK STORE / KARNADYA ON LINE (diskaun 35% = RM 12.35)

Ke Langkawi? Info

Anda boleh membaca maklumat, bertajuk "Langkawi".

Ada juga link web site, Up north... ' info Langkawi. Sila lihat di bahagian kanan blog.

novel ke 4.... SILA KLIK FOTO UNTUK LINK

novel ke 4.... SILA KLIK FOTO UNTUK LINK
NOVEL KE 4: Bakal terbit September 2013. CINTA CAPE TOWN

Popular Posts

Showing posts with label a heart break. Show all posts
Showing posts with label a heart break. Show all posts

Thursday, January 12, 2012

Hidup tidak semudah a, b,c....

  Semalam saya menelefon kembali Dina, cuma untuk memastikan dia okay. Dia kedengarannya okay. Pun saya mengerti jauh di sudut hati mereka (dia, abang, kakak da 3 orang adiknya) mereka akan terasa kehilangan itu 'perit' dan 'sedih'. Perasaan biasa sebagai manusia yang dikurniakan ALLAH jiwa. Selain ucapan supaya dia tabah, apa lagi yang kita boleh kongsikan. Rumah yang didiami oleh ibu dan dirinya sendiri (adik-adiknya masih belajar dan  seorg abang dan seorang kakak sudah berkeluarga serta tinggal di tempat lain) akan menjadikan dia kesunyian; 'ah sadisnya untuk seorang adik yg belum berumahtangga' Andai seorang isteri, atau ibu menangis pasti ada suami atau anak-anak yang mengubat; untuk dia siapakah pengubatnya?

  Dalam pada itu, sebenanya si Fikah yg menemani saya pula, ibunya sakit. Hari sabtu yg lepas, selepas pulang dari rumh Dina, saya sniggah menziarahi ibu Fikah. Darah tingginya akan tinggi menjadikan dia lumpuh separuh badam (strok) Saya terkesima sekali lagi. Untuk Fikah, anak bongsu yang baru berusia 17 tahun; ini adalh tamparan hebat kepadanya. Dia hanya seorang gadis biasa, seharusnya diberi tumpuan oleh ibu untuk menghadapi SPM tahun ini, tetapi dugaan ALLAH terjadi sebaliknya. Dia yang harus menjaga ibunya yang sakit, tentunya dibantu oleh ayah dan dua kakaknya lagi (seorang di kolej dan seorang lagi menunggu keputusan SPM)  Hidup ntuknya tidaklah semudah a,b, c...   Saya bersimpati dan hanya mampu berdoa; ibunya akan segera sembuh. Melihat ke dalam matanya, saya seolah terasa kesedihan yang merongga di dalam dada saya. Saya sendu! Saya pilu! Bersyukor saya mengharungi zaman persekolahan saya tanpa perlu melalui dugaan yang sehebat ini.
   Kehidupan tidak akan semudah a,b, dan c. hidup akan diduga dengan seribu satu kemungkinan. Dan atas alasan itulah, dalam penulisan saya, novel saya; ceritanya tidak akan berjalan lurus, tidak akan semudah, a, b dan c. Akan berlaku  'kekejaman' perasaan yang menyayat hati. Kelukaan, kepalsuan, penipuan, 'dosa' dan 'noda' (yang saya akan sampaikan dengan cara yg halus; tidak ada adegan seks atau adegan yg menjurus kepadanya; saya menyokong karya yg berunsur 'bersih' 'bermoral' dan 'beragama'.) Saya sukakan konsep 'keterbukaan' yang bermakna karya saya cukup selamat untuk dibaca oleh sesiapa sahaja. Andai kanak-kanak yang berusia 3 tahun boleh membaca, dia pun boleh membaca karya saya tanpa tapisan oleh ibu atau bapanya, cuma mungkin kurang faham cerita dari segi bahasanya!

  Manuskrip saya masih belum bergerak; dua minggu yg terlalu memenatkan... Insya_Allah bercuti semasa Tahun Baru Cina; kenalah mengejar manuskrip.

Wednesday, March 30, 2011

Hmm alahai...

Ketika dalam kelas tadi, entah bagaimana selepas memberi latihan, saya berbual sekejap dengan murid saya di hadapan sekali, murid perempuan. Daripada ceritanya, katanya, dia balik rumah, baru makan, sebab kena masak dulu. Saya tanya, "Mak kerja ke?" Dia kata, " Tak. Mak tak ada lagi." Dalam hati saya, 'ala. kesiannya dia. Baru sahaja 17 tahun, sudah tak ada mak lagi.'
Soalan saya berikutnya, "Kenapa tak masak lebih sikit malamnya, so tengah hari awak ada lauk lagi untuk makan?"
Dia kata, "Saya tak pandai masak sangat." Dalam hati saya, 'Alahai, sedihnya rasa hati saya.'
Dia tanya saya, bagaimana nak masak sambal, itu ini. Saya janji dengannya, saya akan tulis resepi, yang simple (ringkas) siap untuk tiga orang (bapa, adik dan dirinya) supaya, sekurangnya, dia dan keluarga dapat makan dengan sedap sikit, berbanding dengannya yang tak tahu masak. Ibunya sudah meninggal 8 tahun lepas. Dalam usia 10 tahun/9 tahun pasa masa itu, tentulah banyak lagi yang tak sempat dia pelajari. Kesiannya.

Insya_allah, saya akan cari buku resepi yang senang-senang, mudah dimasak, dan akan taip resepi yg mudah2 untuk dia cuba!

Tuesday, March 15, 2011

A heart break


Dunia menyaksikan pelbagai peristiwa pahit sejak mutahir ini. Bermula dengan banjir teruk di Pakistan, China, kemudian letusan Gunung Merapi di Indonesa. Bumi Australia dilanda banjir besar, begitu juga dengan negeri-negeri di Malaysia sendiri. Dan kemudiannya perang saudara, ledakan revolusi di Timur Tengah... Dan siapa sangka, gerakan gelinciran bumi antara pentas Pasifik dan Asia memperlihatkan gempa bumi dalam skala Ritcher 8.9 di negara jiran kita, Jepun, terburuk dalam tempoh seratus tahun lebih (Abad milenium ini)..

Melihat kepada semua kesengsaraan ini, menjadikan diri saya insaf. Allah maha berkuasa dalam menjadikan dan menurunkan bencana, dugaan untuk umat manusia. Maka benarlah, Allah berkata, 'jadi', maka jadilah semuanya tanpa berundur sesaatpun. Dan bumi bisa diterbalikkan tanpa sempat manusia berkata 'tidak'.... Dan dugaan menjadikan manusia lebih tabah, beriman dan taat kepada yang Maha Kuasa!

Dan penuh rasa bersyukur, berada di bumi ini, walaupun dikelilingi dengan jiran-jiran yang dilanda bencana, kita masih dapat tinggal dengan selesa, menghirup setiap inci keindahan bumi tanpa bencana!

Dan saya sgerea teringat akan arwah ibu merua saya, "Solat, bersyukur dan Sabar" itu kata keramatnya, nescaya Allah akan menggandakan rezedki yang lebih! Dan Allah, saya bersyukur atas segala nikmat hidup!

A heart break: Petikan Berita Harian Ogos 2010, Pakistan

PESHAWAR: Penyelamat bertungkus-lumus menyelamatkan lebih 27,000 orang yang masih terperangkap akibat banjir besar di wilayah Khyber-Pakhtoonkhwa yang setakat ini mengorbankan lebih 1,100 orang serta memusnahkan ribuan rumah.

Operasi itu menjadi sedikit mudah apabila hujan monsun yang menyebabkan banjir terburuk dalam tempoh berdekad-dekad di situ berkurangan.

Bagaimanapun, ketika air semakin surut, barulah pasukan penyelamat menyedari betapa dahsyatnya bencana itu.

Ogos 2010: Indonesia


Gunung Merapi Meletus Lagi, Penduduk Diungsikan Paksa

Pemerintah Indonesia Sabtu mengerahkan tentara untuk mengungsikan dengan paksa penduduk dari lereng-lereng gunung Merapi.

Foto: AP

Tim penyelamat dan anggota militer menguburkan ternak sapi yang mati akibat letusan Merapi.


Pemerintah Indonesia Sabtu mengerahkan tentara untuk mengungsikan dengan paksa penduduk dari lereng-lereng gunung Merapi, gunung berapi yang paling aktif di Indonesia.

Tentara itu dikirim setelah Gunung Merapi meletus dashyat lagi, yang memaksa penutupan sedikitnya satu sekolah dan penutupan sementara bandara kota Yogyakarta, 20 kilometer jauhnya ke sebelah selatan.

Palang Merah Indonesia mengatakan, sedikitnya 36 orang tewas sejak Merapi mulai menyemburkan abu dan gas panas dalam serangkaian letusan mulai Selasa.

Sementara itu, tim penolong terus berjuang melawan cuaca buruk untuk mengirim bantuan kepada korban yang selamat dan terlantar akibat terjangan tsunami di Kepulauan Mentawai.


Jan 2011: Australia

emua warga kota Condamine, sebanyak 130 orang, dievakuasi menggunakan helikopter, Kamis (30/12), setelah kota tersebut perlahan tetapi pasti terendam air.

Neil Roberts, Menteri Pelayanan Darurat Negara Bagian Queensland, mengatakan, Condamine adalah satu dari 13 kota yang penduduknya harus dievakuasi pada hari Kamis karena ketinggian air terus naik. Menurut dia, total penduduk yang telah dievakuasi mencapai 2.000 jiwa.

Di Bundaberg, Queensland tenggara, sekitar 120 rumah penduduk tenggelam akibat luapan Sungai Burnett yang membelah kota itu. Wakil Wali Kota Bundaberg Tony Ricciardi mengatakan, sebanyak 400 orang dievakuasi sepanjang malam sejak hari Rabu.

Semua warga kota Theodore, sebanyak 300 orang, juga telah dievakuasi oleh tentara Australia, Rabu.

Salah satu kota yang terparah terkena banjir adalah Emerald, yang berpenduduk 15.000 jiwa. Sungai Fitzroy, yang mengalir melalui kota itu, meluap dan diramalkan akan mencapai puncaknya pada ketinggian 16,3 meter, Jumat siang ini, dan menenggelamkan lebih dari 80 persen wilayah kota. Di stasiun pengamatan Biro Meteorologi Australia (www.bom.gov.au) di kawasan Riverslea, ketinggian air Fitzroy bahkan sudah mencapai 23,53 meter di atas jembatan di lokasi tersebut.

Jeff Perkins, peneliti di Biro Meteorologi Australia, memperkirakan, aliran air Fitzroy akan menyebabkan banjir terburuk dalam 50 tahun terakhir di kota Rockhampton, yang terletak di bagian hilir dekat pantai. ”Banjir akan sangat besar di sana minggu depan, dengan ketinggian air bisa mencapai 9,4 meter, sama dengan banjir tahun 1954,” tutur Perkins....

Sengketa di Timur Tengah



Tsunami di Jepun.

TOKYO, 11 Mac: Gempa bumi bermagnitud 8.9 pada skala richter melanda Jepun awal petang tadi mengakibatkan tsunami setinggi 10 meter melanda bebarapa bandar kawasan pantai negara itu.

Kejadian itu mengakibatkan banyak kes kecederaan, namun kes kematian masih belum diperolehi dari kawasan yang dilanda bencana di pulau Honshu.

Ombak setinggi 10 meter dilaporkan melanda Sendai di timur laut Miyagi, pulau Honshu mengakibatkan banyak kapal, kereta dan sisa runtuhan dihanyutkan ke kawasan bandar. Gempa bumi itu mengakibatkan gegaran kuat bangunan di Tokyo yang dihuni 30 juta penduduk.

Sekurang-kurangnya enam kes kebakaran dilaporkan di Tokyo akibat gempa selain menyebabkan sistem subway dihentikan, siren kecemasan dibunyikan dan orang ramai berpusu-pusu keluar dari bangunan.

Kepulan asap dikesan membabitkan sekurang-kurangnya 10 lokasi di bandar raya itu di mana lebih empat juta kediaman terputus bekalan elektrik selain beberapa kawasan ditenggelami air termasuk kawasan letak kereta Disneyland Tokyo.

Gempa bumi berlaku pada jam 2.46 petang (0546 GMT) selama dua minit dengan gempa pertama kira-kira 400 kilometre di timur laut Tokyo, menurut US Geological Survey.

Ia diikuti beberapa gempa susulan antaranya sekuat 7.1 skala richter.

Perdana Menteri, Naoto Kan memanggil sidang Kabinetnya sejurus dilanda gempa dan kerajaan Jepun menghantar kapal tentera lautnya dari Tokyo ke kawasan yang paling teruk di timur laut Miyagi.

Jepun terletak di atas Lingkaran Api Pasifik dan turut mempunyai titik gunung berapi di mana Tokyo terletak di antara kawasan paling berbahaya.

Amaran tsunami turut dikeluarkan kepada Taiwan, Russia dan Kepulauan Mariana, kata Pusat Amaran Tsunami Pasifik. - Agensi

Tuesday, March 8, 2011

my bad day

Tiada hari yang lebih teruk daripada melihat sekumpulan murid yang tidak serius dengan pembelajaran dan pengajaran (p & P)Apabila saya cuna menerangkan tentang topik sejarah, sibuk bersembang... (still boleh control tetapi saya tahu mereka tidak memberi perhatian) Walaupun bukan semua, tetapi dua tiga orangpun kepada saya cukup menggangu. Sejarah ni bukanlah susah sangat, fahamkan subjek, dan semuanya menjadi mudah kerana jawapan sejarah/ fakta bukannya berkaitan tarikh, hanya sebab/faktor, kesan dan kadangkala jawapan yang hanya berasaskan logik akal sahaja. Semuanya berasaskan logik akal dan kuncinya adalah "faham". Bagaimana boleh memahami sesuatu perjalanan sejarah atau cerita jika tidak memberi perhatian atau mendengar!

Hari ini saya sudah 'menegur' semua murid2 saya. Mereka tidak serius dalam P & P, pada saya emnjemukan. Apa gunanya berguru jika 'guru' tiadk didengar! Saya beritahu murid, "jika tidak berminat dengan P & P, baik awak duduk di rumah, belajar sendiri, atau awak akan dengar di tempat tuisyen (padahal the truth is, di tempat tuisyen pun sama, kelas yg besar dan mereka tidak menumpukan perhatian pun... murid yang berjaya mendengar dengan baik dalam kelas, tidak memerlukan tuisyenpun) awak tak perlu berada di kelas dan mengganggu P&P orang lain" "bagaimana cikgu yg tak ada exam spm tahun ni boleh lebih serius belajar drp awak sendiri?" Sebagai guru, kita lebih berssedia, say masters dalam mengetahui tajuk2 yg sudah dan belum keluar dalam spm supaya mudah 'fokus' dalm tajuk2 yg belum 'dikeluarkan' spm supaya destinasi p& P jelas dan berfokus! dan mereka hanya 'goyang kaki', 'berangan' dan 'main-main' serta tidak melengkapkan kerja rumah/sekolah seolah-olah 'bijaksana sangat'.

Seandainya satu kelas macam tu, okay juga, hampir semua kelas begini, pasti ada murid yang hanya 'main-main'... itu belum lagi kelas yg muridnya 'lambat membaca', so dia akan lekas boring, sama ada tidur (walaupun dipanggil berkali-kali) atau apabila bangun mengganggu kelas dengan mengheret kerusi sana-sini, berjalan serata kelas, memakai buku ayam dan berjalan sana-sini! Murid yang ternyata tidak minat langsung untuk belajar dan 'lulus peperiksaan'. Sekadar bersekolah bagi memenuhi 'kuota' ibubapa yg mahu mereka ke sekolah! Datang dengan 'dada yang kosong' dan pulang dengan 'perut yang berisi' sebab makan tengah hari di kantin! Memenuhi dada guru yang sendat dengan ideas 'pening' dengan gelagat mereka yang kadangkala tidak masuk akal langsung! Terus terang, Saya bosan sungguh!Berusia 15-17 tahun, tetapi gelagatnya bagai budak2 'hiper aktif' yg berusia 4-5 tahun!

Mulanya apabila saya masuk kelas, kelas kelihatan sunyi, saya ingatkan murid ini, tidak adatang (sebab selalunya dia membuat kacau) lalu saya tanya, " jkllmm tak datang ke?" rupanya dia berada di belakang kelas dengan kawannya, tidak membuat bising dan berjalan. Lantas dia kata, "cikgu gila ke, saya ada pun tak nampak?" Memikirkan mungkin dia tidak 'cukup akal' dan tidak bermaksud berkata sedemikian, saya diamkan diri sebab berlawan cakap dengan murid sedemikian, membuatkan kita pun seolah 'hilang akal' juga.

Pengalaman hanya berguna untuk menyelesaikan masalah dengan teknik mengajar bagi mereka yg dahagakan ilmu! tetapi yang bukan untuk menjadi 'nanny' tidak berbayar kepada murid-murid seperti ini! Saya sedang memikir-mikir menamatkan kerjaya saya ini lebih awal, sudah jemu dengan murid-murid yang begini!!!! Benar2 B.O.S.A.N!!!!!!

Sunday, March 6, 2011

A Heart break...


Cerita 2

Hari ini mood happy saya berganda. Bukannya bermakna hari lain, saya tidak 'happy', melihat dan menyaksikan majlis bertunang, menggembirakan saya. Menyaksikan pasangan bercinta berkasih dan bakal menyemarakkan cinta amat membahagiakan! Dan kadangkala pasangan yang bercinta ini, sepantas juga menamatkan cinta hanya kerana 'adanya orang ketiga'. Kadangkala pelik, bagaimana seseorang mengenepikan pasangan yang sudah begitu lama dikenali semata-mata kerana baru beberapa bulan mengenali seseorang yang lain, apatah lagi 'orang baru' yang baru dikenali hanyalah 'rakan dating' atau 'rakan niaga' yang baru. Logik akalnya, orang begini, atau mengenali individu yg begini, semuanya kelihatan baik dan sempurna belaka, kerana tengah dilanda 'angau satu badan'... apabila serumah, barulah segala 'akal yang membinasakan', buruk perangai dan laku akan mula dimuntahkan.

Hmmm. Saya tidak mahu berfikir panjang atau bermenung panjang dengan cerita yang saya sudah lama dengar ini... Ketika mama datang pada cuti sempena Tahun Baru Cina, cerita ini sudah kedengaran di gegendang telinga saya. Well. Sekali lagi I was stunned! kalau saya fikir saya hanya membaca cerita ibi, atau menonton drama, barangkali saya fikir ini hanyalah cerita khayalan penulis skripnya atau penulis buku sahaja. Tetapi cerita ini sebenarnya senantiasa ada 'pelakonnya' like Shakespeare katakan, "dunia adalah pentas, dan manusia adalah pelakonnya".

Saya sudah lama mengenali pasangan suami isteri ini. Sejak zaman saya remaja lagi. ketika saya masih menuntut du sekolah dan u, mereka sudah berkahwin. Kakak ini berkahwin semasa berusia 19 tahun, cuma hanya mendapat anak pertama mereka setelah 10 tahun berkahwin. Mereka dilihat pada saya sembagai pasangan ideal. Isterinya banyak bercakap, suaminya tidak banyak kerenah, banyak berdiam diri. Anak-anak mereka tiga orang semuanya. Pada mata saya, suaminya, Mr X sangat sabar orangnya kerana sejarah keluarga Miss Y yang agak complicated, ibubapanya berpisah setelah berpuluh tahun berkahwin. Ibubapa masing-masing ada anak-anak lain sebelum ini, ada ex masing-masing. Ringkasnya, ada sejarah yang panjang, berliku dan 'memeningkan'. Jadi, dengan latar belakang isteri yang begitu, jika suami dapat menerima dengan hati dan tangan terbuka, saya anggap sebagai 'bonus' yang tiada calang gantinya lagi!

Rupanya benarlah kata orang, sejarah bisa berulang. Anak sulung mereka kini berusia 20 tahun, bermakna mereka sudah berumahtangga lebih 30 tahun. Membayangkan diri saya di ketika itu, rasanya saya sudah mengenali suami hampir ke seluruh urat darah dan jenis cecair dalam badannya. Hah! Melalut juga saya. Cuma saya mahu jelaskan, tentulah kita sudah mengenali dia sangat-sangat!

Siisteri mulai berubah laku, mungkin menyedari dia yang telah menamatkan pengajian di peringkat yang lebih tinggi, masters dan mulai bergiat dalam perniagaan, dan mulai melihat suami yang hanya mengerjakan bengkel permotoran sebagai tiada setanding dengannya lagi! Dan yang sedihnya, mulai ber'main mata' dan 'cinta baru'. Nauuzubillahhimminzalik! Dengar ceritanya, mereka berpisah. Yang anehnya, bekas suami amat bermurah hati, masih membantu isteri ke KL dengan memberi wang belanja sebanyak 500, di mana si isteri ke Kl dengan menaiki teksi untuk bertemu kekasih tetapi untuk pulang terpaksa menaiki lori yang ditumpang kerana kehabisan wang. Yang jelas pada saya sebagai tanda, kekasihnya hanya pandai menggunakan dia untuk wang!

Berusia akhir 40-an, apa lagi yang dilihat oleh wanita ini? Seandainya dia adalah saya sendiri, saya hanya mahu menghabiskan usia tua saya (50, pada saya bukanlah tua sangat, just a bit old, matang) bersama suami, lebih ibadat, menguruskan keluarga dengan baik, itu saja. Dan tentunya bukan mencari 'cinta baru'. Seandainya melihat suami yang mungkin ' lebih beransur tua' kerana umurnya lebih matang dan berusia, kita sebagai isteripun, sama juga. Dia telah bersama kita melepasi masa susah dan senang bersama. Dia sudah melalaui putaran 'roaler coaster' ke atas dan ke bawah selama ini, kenapa pula di masa kita sudah berada di puncaknya, 'dia' kita buang di tepi bagi mengejar 'sesuatu' yang tiadk pasti! Aneh, pelik! tetapi itulah yang berlaku!

Friday, March 4, 2011

Hatipun berdetik lagi....

Cerita 1.

Ketika di sekolah lama dulu, saya terkaget sekejap apabila seorang murid saya datang bertanya (ketika di penghujung kelas dan loceng sudah berbunyi, kami bersiap untuk pulang ke rumah) Saya masih ingat lagi setiap butirannya, sebab it's reallt stunned me. Katanya," Betul ke, cik X tu kahwin dengan suami orang?" dan Miss x tu happen to be my friend. Saya 'stunned' sepenuhnya. Diam tak terkata... saya rasa dalam sekolah tu, kalau adapun apa-apa berita tentang orang lain, sayalah orang yang terakhir akan tahu dan kadangkala tak akan tahu apa-apa, sebab polisi saya, saya tak suka ambil tahu hal orang lain.. Maksudnya, kalau ada 'sakit demam', saya akan ambil tahulah, tanya atau pergi melawat tapi saya tidak akan ambil pusing, apa kerja suaminya, latar belakang keluarganya, berapa harga bajunya, harha handbegnya, kasutnya... di mana dia tinggal, rumah pangsapuri, banglo hatta seandainya dia mempunyai kapal terbangpun. Kepada diri saya, saya bertemankan seseorang tanpa syarat.None!

Saya menjadi teman kepada seseorang sebab dia kawan saya, tanpa niat, tanpa syarat juga. "so maybe I can say, anything, none of my bussiness."... prinsip saya tak akan campur tangan dalam hidup orang lain. Tapi kalau kawan saya mahu kahwin dengan suami orang, kalau rakan baik sangat, for sure, I'll say something about it! Tapi kalau sudah berkahwin, apa saya boleh buat. Saya cuma menyatakan kepada murid tu, saya tidak tahu sama sekali. Pada masa itu, saya sudah 2 tahun mengenali rakan sekolah saya itu. Agak rapat sebenarnya. Diam-diam saya terpaksa bertanya juga dua kawan rapat yang lain. Bukannya menyibuk, tetapi rasa pelik kenapa diajukan soalan berkaitan kawan saya sebegitu! Still terbayang bagaimana saya stunned in the class! Thingking and thinking! Seolah terlekat air liur di tekak, dan my heart beat just stopped!

Rupanya memang betullah. Kawan saya pada asalnya menyewa bilik keluarga ini. Ada isteri dan anak-anak, tetapi ended like berkahwin dengannya. I was shocked! Suaminya kemudiannya menceraikan isteri pertama, anak-anak dengan bekas isterinya. Mulai saat itu, saya rasa, saya seolah hilang kepercayaan dan rasa hormat dengan teman saya. Well, soal jodoh memang Allah sudah tentukan, tidak boleh kita nafikan... tetapi kalau kita mesti merobohkan istana orang lain untuk membina istana pasir kita, for me it's sound cruel! Dapat saya bayangkan bening mata-mata sikecil melihat ayah mereka mempunyai ibu lain yg jauh lebih muda dan mempunyai keluarga yang baru!How can a lady do kind of thing to another lady! A woman to woman!

Jika dikaji dengan penceraian, rupanya rekod Jakim menyatakan d Malaysia kini, setiap 15 minit, terjadinya satu penceraian... nauzubillah himinzalik! dalam soal seperti ini, saya kurang menyalahkan lelaki (not to say tidak bersalah langsung, tapi pada tabienya nafsu yang 'satu' itu merangsang lelaki untuk bersikap 'terlebih gatal' dibandingkan wanita) Yang selalunnya menimbulkan masalah adalah wanita itu sendiri, suka memburu suami orang kerana kedudukan lelaki itu yang lebih 'stabil', berharta dan mempunyai segalanya, berbanding dengan lelaki bujang yang kurang 'romantis' dan 'papa kedana'...

Entahlah! Bagaimana mereka bisa tidur malam dengan menginayai orang lain, terutamanya anak-anak kepada si lelaki ini! Bagaimana mereka tergamak melukakan hati orang lain untuk mencapai kebahagian mereka sendiri! Yang kadangkalanya taklah sebahagia mana atau sehebat mana. Si suami meninggalkan juga isteri bersalin sendirian, padahal penat2 mengorat dan meninggalkan keluarga yang lama. Isteri ini sering juga dimarahi kerana perkara-perkara yang kecil! Berbaloi ke melakukan semua ini?

Pernah saya bertanya mama saya, ika saya terperangkap dengan cinta dengan suami orang, bagaimana? Mama saya katakan, "yang dia akan pujuk saya untuk tidak melakukannya... poligami bukanlah jalan senang." (dan saya pun tidaklah suka bercinta dengan suami orang..ha ha.. zaman saya dulu, kalau saya tahu orang yang saya suka itu, sudah berteman, saya 'blah'... bersaing dengan wanita lain untuk cinta seorang lelaki bukanlah diri saya sebenarnya, kepada saya, it's not worth it!

Hari ini kita merosakkan kebahagian orang lain, barangkali tidaklah payah lama masanya, 5-10 tahun, dia akan merosakkan perasaan kita dengan 'jatuh cinta lagi' dengan wanita lain! Di masa itu, relakah kita?

Thursday, March 3, 2011

Hatipun berdetik lagi....


Kali terakhir hati saya berdetik kencang (really really kencang, sebab selepas itu, kalau kencang pun, ritmanya hanyalah ritma jazz, bukan rock lagi seperti detik ini) adalah ketika kali pertama saya bertemu dia pada 7.9.99 (entah mengapa tidak sabar menunggu detik 9.9.99, kan sound more good.)Tiga minggu kami berinternet (jadi saya tak hairan kalau ada orang bertemu jodoh melalui facebook, saya sudah melaluinya dulu lagi, sebelum adanya FB lagi. Masa tu zaman IRC... tetapi tidak berkesempatanlah melihat gambar masing-masing. I did kirimkan my photo tapi dia tidak..., kemudian bertelefon juga dua tiga kali, dan baru bertemu.) Degupnya berjuta kali, maklum sajalah, agak cerewet memilih teman, sebab pada saya saya mahu kedua syarat, sedap di mata dan di hati. Dan itulah kali terakhir hati saya berdegup kencang, ritma rocker yang penyanyinya bagaikan terjerit-jerit di pentas (dan saya tak suka langsung) Adrenalin bagaikan dipam-pam laju, setinggi 10000 meter barangkali.... dan selepas detik itu, setiap kali bertemu, iramanya hanya jazz.

Saya harapkan sampai saat terakhir saya dan suami, itulah kali terakhir kami jantung berdegup kencang lagi, dengan ritma rock!

Kata orang lama, biarlah kurang sedap di mata, asalkan sedap di hati. Saya! Langsung tidak bersetuju. Kadangkala tu, sudahlah tidak sedap di mata, menyakitkan hati pulak! Dua kali sakit. Sebenarnya, kebenaran kata-kata seperti ini sukar dibuktikan. Ada yang sedap di mata, tidak menyakitkan hati juga. mata dan hati berkata : okay.. (lucky!) Ada yang tidak sedap di mata, tetapi amat menyenangkan hati, (sekurangnya dia baik kan...) ada yang sudah tidak sedap di mata, pandai pula menyakitkan hati (kes nanya! Dugaan)

Dalam percaturan hidup, sering kita bertemu kes-kes begini, tiba-tiba sahaja 'sidia' bagaikan bertemu lagi siperempuan yg buatkan dia berdegup kencang lagi... sama seperti dia bertemu sang isteri dulu...

Sang suami: dia lupa di rumahnya sudah ada sang isteri yang begitu setia, sudah berkorban wang, masa dan tenaga dalam menjayakan rumahtangga. Dalam rumahtangga, selalu orang berkata, suami agaknya sudah bersabar banyak dalam mengharungi sang isteri, ialah, perempuan yang banyaknya 'bergerak' dengan gerak hati (intuasi hati) dan lebih banyak menggunakan 'hati' untuk mengadili sesuatu bukannya 'akal' dengan bijaksana... sebenarnya pendapat peribadi saya sebagai isteri, isteri yang sudah dua kali lebih banyak bersabar dengan suami. Isteri barangkali tidak berkira kalau perlu berkongsi duit ringgitnya walaupun pada hakikatnya, 'duit suami sepatutnya duitnya juga, duit isteri sepatutnya duitnya sahaja'. Isteri yang bersabar ketika 'angin' suami mengena... hah! Isteri yang bersabar membasuh pakaian suami ketika isi perutnya seolah memuntahkan segala isinya ketika mulai mabuk-mabuk ketika awal trimester kandungannya. Isteri yang sanggup menghadapi kesusahan mengandung beberapa kali, di hospitalkan beberapa bulan setiap kali ketika suami mengutarakan hasratnya mahu beranak ramai! Isteri yang berkorban airmata di saat suami mulai 'jatuh cinta' lagi!

Banyak sangat akhir-akhir ini mendengar, melihat cerita suami yang berubah hati menyukai malah menyintai wanita lain, tak cukupkah mengasihani seorang wanita!Well! poligami memang dibenarkan Islam, tetapi ada syaratnya... jika suami boleh berlaku adil dalam semua situasi... bolehkah begitu? Saya tidak menolak hukum agama yang mewajarkan plogami tetapi benarkah si suami tadi boleh berlaku adil dengan sebaiknya? Tidak bolehkah kita tamatkan setiap cerita dengan lagenda Bawang Putih, atau Cinderella, yang mereka bahagia, live happily ever after, forever...

Friday, February 18, 2011

A heart break


Petang tadi saya ke One u.(old wing) Sudah seminggu dua ini saya sudah terperasankan bahawa One U ini akan ditutuo sementara proses 'up grading' bangunan. Dalam hati saya, "Alamak.. sudah 10 tahun sejak saya berpindah dari Langkawi, saya hidup, makan, beli barang, tengok movie, beli baju, beli kasut, beli beg, minum dengan One u ini. I cannot live without it." One u ini sudah menjadi sebahagian daripada diri saya. Entah-entah 10 kg yang naik daripada berat saya dulu adalah datangnya dari One u ini. Hah!

One u ini sebahagian daripada nostalgia. Kali pertama saya berdating, blind date dengan suami di hadapan kedai Foto di One u. Masakan kami boleh lupakan peristiwa bersejarah itu. 7.9.1999... dan selepas ini, sejarah hanya tinggal memori sahaja. Menyaksikan kedai itu setiap minggu (atau 2 kali sebulan) sentiasa menghangatkan memori saya dan perasaan saya terutamanya ketika 'gerammmm' banyak dengan suami.. Hah! Kedai 'dating kali' pertama menjadi tempat 'cooling point' saya ketika geram. Saya suka Ikea di situ (sebelum Ikea berpindah ke tempat baru) Pendek kata, saya suka semuanya di sana!Memori! Emosi!Suka dan duka! Tempat itu sudah menjadi sebahagian daripada kisah saya. Dan saya sebak (in fact crying, di rumah la) melihat hampir keseluruhan bangunan itu ditutup hari ini.

Pada minggu cuti sambutan Hari Tahun baru Cina hari itu, cinema sudahpun ditutup untuk 'up grading'... menonton di pawagam baru di New Wing tidak sama seronoknya. Saya sukakan tempat lama di Old Wing. Semuanya sudah sebati dengan saya! Agaknya saya ini, orang yang sedikit klasik, konvensional orangnya. Saya sukakan kenangan lama... stail lama... hah! Agaknya sebab itulah saya sukakan sejarah! Klasik rupanya sikap saya ini!

Dua tiga hari lepas, seorang teman FB saya menegur, padanlah buku pertama saya DC, mengandungi elemen sejarah, sebab saya cikgu sejarah. Rasionalnya bukan sebab saya cikgu sejarah saja, bahan sejarah memang jarang disukai umum. Hanya dengan memasukkan ke dalam buku saja/novel, akan menjadi serampang dua mata... cerita dan fakta sejarah dalam masa yang sama. Sebenarnya saya suka sangat mengetahui sejarah sesuatu tempat, pada saya, 'jika tidak kenal, maka tidaklah ada perasaan cinta'. Jadi saya ingin mengajak anda turut sama mempelajari, menghayati bahan sejarah dalam novel saya!

But still, menulis perkara lain tidak membawa ingatan saya pergi jauh, saya masih mengalami 'a heart break' mengenang One U yang akan ditutup!

Monday, January 31, 2011

Inilah kehidupan...a heart break


Akhirnya cuti datang juga. Bulan pertama, nampaknya kami di sekolah sudah mulai gunakan 'gear lima'... tak sempat memanaskan 'enjin' pun. Semuanya berlaku dalam masa yang begitu pantas. Kutip yuran, aktiviti koku, mengajar, menjeling, berleter, menasihat, menanda buku, senyum, tawa, dengan rasa-rasa lain yang juga ada, rasa nak 'telan' orang hidup-hidup pun ada juga! Inilah kehidupan kan.. dalam manis, ada masamnya, ada pahitnya.

Ada kawan2 yang terpaksa bergelut dengan komputer, semua data-data telah hilang, dihilangkan loeh seseorang yang tersalah '...' entah apa istilahnya! dan mereka perlu menaip kembali satu-satu. Sekiranya terdapat 45 murid, 45 informasilah yang perlu dimasukkan. Dan sangat mengambil masa, sebab semua data, ibubapa, alamat.. pendek kata daripada data /info yang kecil sehinggalah ke sebesar-besarnya. Yang peliknya, si A ni, disebabkan kesalahan ini kesalahannya, dia diam sahaja...kalaulah kesalahan ini dilakukan oleh orang lain, sure, heboh dan dia bising satu bandaraya... kadangkala siap dibawa ke atas 'boss' lagi! dan akibatnya si malang itu tentulah kena panggil oleh boss atau lebih malang lagi, siap perlu isikan 'surat tunjuk sebab'.. menggagalkan operasi atau melambatkan sesuatu misi daripada tarikh merupakan kesalahan yang tiadk boleh dimaafi! Inilah kehidupan! Ada harinya, kita barangkali akan dilanda masalah, dan akan melakukan kesilapan! Kitakan manusia biasa, pasti akan membuat kesilapan. Perlulah bertolak ansur dan saling memaafkan. Seandainya selalu melihat kesempurnaan diri sendiri, inilah jadinya. Satu masa, pasti akan membuat kesalahan juga! Ternyata orang yg selalu melihat orang lain tidak sempurna, manalah dia terlalu sempurna adalah tanda kesombongan! Kita tidak sempurna... dan tentunya melakukan kesilapan juga!

Ibu seorang teman saya sedang berada di wad kerana penyakit diabetesnya. kakinya berkemungkinan perlu dipotong kerana infeksi yang dialami oleh ibu ini. Kawan saya ini agak bimbang... (tentulah keraa siibu tidak mahu kakinya dipotong. Dia dan adik beradiknya pula bimbang, infeksi tersebut akan menjangkiti anggota dalamannya pula)
Kata kawan saya, "Mak saya agak tidak ada semangat untuk hidup, asyik menyebut tentang suami yang sudah lama tiada padahal dia kelihatan sihat."
Kata saya,"Well, easy for us to say. Kita masih ada soulmate. Mak itu sudah tiada peneman hidupnya. Dalam keadaan sakit, dia tentunya merindui suaminya. Bersabarlah. Kalau kita tak boleh beri nasihat lagi kepadanya, berdoa sajalah kepada Allah, akan memberi sesuatu yang paling baik untuknya."

Saya tidak dapat membayangkan keseluruhan perasaan 'rindu' ibu tadi. Sekadar, saya hanya dapat merasai kehangatan perasaan rindu dan cinta bersama titisan airmata yang mengalir daripada kelopak mata saya, yang mengalir setitis demi setitis tanpa henti. Bukan mudah untuk melepaskan 'rindu kepada yang telah tiada. Sebetulnya, jika yang dirindu masih ada, kita masih berpeluang menatap dan memeluk mereka...

Dan saya sentiasa merindui mereka yang tiada... datuk-nenek saya, ibu mertua saya. Wajah2 itu seolah bermain dalam minda saya! Dan merindui yang tiada sentiasa memeritkan kerana kita tiada peluang bertemu mereka lagi. Apa lagi, ketika menulis Cinta Sikunang-kunang, sebahagian penulisan itu, saya lakukan di Johor Bharu, di rumah ibu mertua saya (dalam bab-bab awal, 1 dan 2) ketika cuti persekolahan dan sebahagian bab (ketika bab memanjat Gunung Kota KInabalu dan kemalangan dan kejadian koma) di hospital Sungai Buloh, Selangor.

Dan tiba-tiba saya dilanda... (bukan cinta, kerana saya tidak cintakan dia lagi) Rindu? tidak juga. Perasaan itu sudah lama mati. Kasih? Tidak juga. Tiada apa lagi yang akan 'dikasih' kepadanya lagi. Sayang? juga tidak. Tiada perasaan sayang tanpa pengorbanan... dia tidak berkorban 'apa-apa' demi kehidupan saya. Cuma sekadar tertanya-tanya, apa khabar dia di sana? Adakah dia sebahagia saya?

Thursday, January 20, 2011

Inilah kehidupan...a heart break


Petang semalam, setelah 100 hari membuat pelbagai alasan ciptaan saya.. Sehari alasan saya menghabiskan manuskrip (yang sekarang ini sudahpun 2 minggu tamat, sibuk (alasan...), sakit kaki (sehari dua sahaja), malas (ini yang banyak sekali) Menonton tv (alasan juga) dan penat (alasan rasmi juga).. akhirnya, I barely make a move.. he he 100 angkah pertama. penat juga, maklumlah setelah lama tak exercise.. Selalunya bergerak sikit dalam rumah je, vacum, mop tapi taklah panjang sangat langkah.

40 minit berjalan.. I think, lama juga kot untuk permulaan. Hari ini seharian terasa letih.. (fahamlah, badan turut merasa tempias exercise yang pertama) tidur saja. Lepas bangun, tidur, masak dan makan, lepas tu tidur balik. Hri ini saya tidak keluar exercise sebab bukan membuat alasan lagi, sebab hari khamis, biasanya saya akan sibuk di padang sekolah, jadi saya relaxlah hari ini.. (sebenarnya alasan lagi)

Semalam di padang saya bertemu x murid saya, bila ditanya, 5 tahun yang lepas. Saya mengajarnya semasa dia form 3, guru kelas mereka. Baru tamat kolej, menunggu peluang kerja. Dari cerita saya ke cerita dia... daripada cerita menulis novel, kerja, peluang kerja, law of attractions, feel good statement.. di tengah-tengah perbualan, saya teringat ceritanya.. all coming back slowly..(taklah pelupa sangat pun) saya teringat yang dia tidak beribu lagi (sejak sekolah rendah) mempunyai seorang abang dan hanya tinggal bersama ayahnya berdekatan area rumah saya. Jadi saya pun bertanyakannya...

"S, tinggal dengan ayahkan? baru cikgu ingat, ada abang seorangkan?"
Katanya, "ayahnya baru meninggal.. jumaat (21.jan) cukup setahun." I was stunned. Rasa bagaikan mahu menangis. Saya tahan perasaan itu, melihat ke dalam matanya yang tenang. Saya tak boleh menangis kalau dia sendiri tidak mengalirkan airmata. Sata tahu, dia bersedih tetapi She is strong enough to fight this feeling. Dia begitu tabah! Seorang yang baru menginjak dewasa, seorang gadis berusia 22 tahun yang ternyata begitu berani, tabah, kuat semangat dan jati dirinya. Tidaklah mudah menghadapi semua kenyataan pahit seperti ini dalam usia semuda itu! Saya sendiri tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika kehilangan mama saya semasa remaja dan kehilangan bapa semasa masih berusia sebegitu muda. Kehidupan bukanlah semudah yang kita sangkakan.. dan dia perlu mengharunginya tanpa bantuan ibu atau bapanya!

Sehingga saat ini, saya masih terbayangkan cerita dan wajahnya. Kesedihan itu turut saya rasakan. Saya menyedari dia tabah (sememangnya dia mesti tabah) Kalau dia tidak kuat barangkali, dia tak akan merasa tenang dan bahagia, padahal hidup mesti berterusan... sama ada susah atau tenang. Inilah kehidupan. Dugaan ini begitu besar buat dia! Saya berdoa agar dia akan sentiasa tabah. Jika dia memerlukan seorang kawan, saya pasti menghulurkan bahu untuk bersamanya...

Friday, October 22, 2010

Lara di hati saya

  Lara! Pilu! Syahdu! Semasa menulis Dimensi Cinta (DC) tiada kisah lara yang saya tuliskan. kalu ada pun, kata orang, tak payahlah menangis. Sikit je, cuit sikit je.. Bak kata orang tua lagi, hanya bagaikan orang putus cinta monyet. Menangis seminit dua je. Jadi ringkasnya, tiadalah cerita lara di dalam DC.

    Buku kedua saya, banyak bab lara, pendek kata, tergoleklah baca. Kalau yang kaki nangis, sediakan sekotak dua tisu. Ayau sediakan  kain tuala ukuran besar punya. Petikannya akan saya letakkan di blog, Cinta Sikunang-kunang (CSKK) selapas buku saya diterbitkan. Bukannya apa,  mengikut Akta penerbitan, jika dipaparkan di web sebelum buku diterbitakn, dan berlaku plagiat (ada orang lagi yang menggunakan petikan dan bukunya diterbitkan dahulu, sukar dibuktikan di mahkamah sekali pun yang dia meniru petikan kita.. jadinya seolah kita pula yang meniru manuskrip/buku dia. Kan susah nanti.) Seandainya buku sudah keluar, sudah sah-sah petikan tu kalau ditiru, adalah plagiat. 

   Dalam meniti zaman di mana, percaturan baik dan buruk sudah hilang, kenalah sekadar berjaga-jaga kan!
Dalam menyiapkan manukrip ketiga pun, tajuknya ..hm.. rahsia dulu, ..  P & B, ada juga bab Lara. Bab beginilah yg paling tension. Bab lara begini membuatkan hati saya pun menjadi lara juga, pasti menangis sama. Menurut seorang rakan saya, Izan : seperti pengarang buku 'Romancing The Stone' yang menanggis ketika menghabiskan bukunya.. Dalam CSKK pun, agaknya berkolah masjid saya menangis. Banyak orang Giler!! he he..

   Dalam minggu ni juga bercadang menghabiskan bab lara, kalau bernasib baik, esok boleh habiskan..kalau tidak kepenatan dan ketiduran... kadangkala bila menulis ni, tidak mahu berhenti begitu saja... tak syok untuk menyambung balik ayat dan storyline.. banyak kita bercakap juga, tak kan mahu tinggalkan 'tergantung begitu saja'...   Lara : cepatlah berlalu!

Sunday, August 8, 2010

A heart break.

   Berita perpisahan sepasangan suami isteri yang saya kenali bertahun lamanya menjadi 'a heart break' kepada saya. Saya terbawa sedihnya sehingga ke rumah. Nasib baik hanya mendengar berita ' a heart break' itu hanya setelah beredar pulang di dalam kereta setelah tamat majlis tahlil. Kali terakhir pada bulan Januari lepas, kami bertemu dalam satu majlis perkahwinan sepupu. They seems okay. Biasa macam 'couple' yang lain juga. Sedih sangat memikirkan mereka.

     Membayangkan diri setelah berbelas tahun (saya baru menjangkau 10 tahun tahun ini) tentunya agak pelik, ganjil, keliru sekiranya saya, tiba-tiba bangun pagi dan menyedari 'he is gone'...  Dia pergi 'out station' dua tiga hari pun sudah rasa berbeza. Kalaupun saya tidur lebih awal, tetapi apabila bangun, pasti menyedari 'sidia' tidur di sebelah, kebetulan manuskrip saya yang ketiga berkaitan dengan isu ini, tetapipun saya tidak mahu terjadi kepada saya mahupun sesiapa yang saya kenali. Sedih bangat rasa hati. Kenapalah perpisahan harus terjadi kepada insan yang bercinta, maha suci Allah yang mengetahui.. mungkin hanya mereka ada penyelesaian dan ceritanya....   Saya berharap hubungan yang retak ini akan berjaya dipulihkan.. I wish that a miracle can happen. Semiga Allah akan membuka pintu hati mereka untuk meneruskan hidup bersama...